Mainan Anak-Anak Kita

Mainan Anak Kita
Saat kita anak-anak dengan jaman yang tentunya berbeda dengan saat ini, pasti juga senang bermain. Flashback sedikit dengan masa kanak-kanak kita yang bermain di sawah, mengembala sapi, mengembala itik, petak umpet, perang lumpur, ketapel, petasan korek api dan lain sebagainya.

 

Mainan Anak Anak
Saat ini permainan di kota-kota besar sangatlah banyak dengan kualitas yang berbeda-beda pula tergantung kemampuan orang tuanya untuk membelikan putra-putri tersayang. Bila kita ke pedesaan permainan seperti diatas tetaplah ada, apalagi saat ini antara desa dan kota sangatlah mudah dijangkau, banyak pula kegiatan anak-anak di perkotaan melaksanakan permainan ala pedesaan.

 

Mainan Anak-Anak
Bermain dapat merangsang perkembangan daya imajinasi dan khayal pada anak. Bermain bagi anak dapat menjadi stimulasi bagi perkembangan kognisi, afeksi, maupun bagi perkembangan psikomotornya.

Jenis permainan yang membuat anak mampu melakukan simbolisasi terhadap benda dan mengembangkan daya khayalnya disebut pretend play. Proses dalam pretend play ini meliputi pemberian makna, yaitu ketika anak menunjukkan perilaku "seolah-olah" dalam bermain. (http://www.tempo.co). 


Tidak dapat disangkal , anak-anak generasi sekarang, terutama yang dibesarkan di perkotaan lebih mengenal permainan elektronik seperti komputer atau video games, ketimbang jenis permainan tradisional. Bermain games online sepertinya menjadi bagian dari keseharian dan gaya hidup anak masa kini dibanding permainan seperti bekel, gasing, engklek, gobak sodor atau congklak. Keterbatasan lahan tempat bermain, terutama di kota menambah sebab bergesernya permainan tradisional ini.

Posting Komentar

0 Komentar