Page

YOU NEED PROGRAMMERS

Kamis, 01 Januari 2015

Bisnis Hutan Kayu


Peluang Pengembangan Hutan Tanaman Rakyat



Kayu merupakan salah satu produk kehutanan yang hingga saat ini produk kegunaannya semakin berkembang selain untuk industri mebel, juga digunakan industri pulp, plywood bahkan energi biomass. Saat ini produksi kayu masih didominasi oleh perusahaan perusahaan dimana mempunyai akses dan permodalan yang mapan.

Tetapi keberadaan perusahaan perusahaan kehutanan saat ini yang ada di Indonesia belum bisa menutupi kebutuhan kayu baik nasional maupun dunia. Kebutuhan kayu sendiri untuk tahun 2014 diprediksikan 350 juta meter kubik/tahun. Hal ini disebabkan terbatasnya lahan konsensi yang diberikan oleh pemerintah dan semakin luasnya konversi lahan ke perkebunan sawit. Melihat kebutuhan kayu untuk saat ini dan terbatasnya perusahaan pengelolaan kehutanan di Indonesia, ada baiknya bila kita menilik ke konsep Hutan Tanaman Rakyat (HTR).

Hutan Tanaman Rakyat pengertian sederhananya adalah pengelolaan lahan untuk tanaman hutan industri yang dilakukan oleh masyarakat/perorangan dengan konsep kebun kecil.Berdasarkan Peraturan Menteri Kehutanan Nomor: P23/Menhut-II/2007, yang dimaksud Hutan Tanaman Rakyat adalah hutan tanaman pada hutan produksi yang dibangun oleh perorangan atau koperasi untuk meningkatkan potensi dan kualitas hutan produksi dengan menerapkan silvikultur dalam rangka menjamin kelestarian sumberdaya hutan. Pola pengelolaan HTR bisa mandiri dikelola oleh masyarakat melalui kelompok tani/koperasi atau dalam bentuk pola kemitraan dengan perusahaan kehutanan.

Ada banyak jenis pohon yang menjadi komoditas untuk pengembangan produksi kayu, a.l. jabon, sengon, jati, gaharu, gamelina, karet. Beberapa jenis kayu tersebut adalah yang populer diminati dalam pengembangan HTR. Budidaya tanaman kayu tersebut tidak terlalu sulit dan referensinya untuk pengembangan silvikulturalnya sendiri banyak diperoleh melalui buku dan pelatihan dari departemen kehutanan.

Permasalahannya sekarang adalah minat dari masyarakat dan keterbatasan akses informasi untuk pengembangan HTR itu sendiri. Perlu adanya peranan pemerintah dalam hal ini dinas kehutanan di daerah untuk mensosialisasikan dan juga pendampingan dalam pengembangan HTR.

Harapannya ke depan adalah tercukupinya kebutuhan kayu, peningkatan ekonomi kerakyatan dan terwujudnya pengelolaan hutan lestari.

Sumber : http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2013/12/10/peluang-pengembangan-hutan-tanaman-rakyat--618063.html

Mari bergabung bersama I_GIST menjadi TOPS , Green Warrior 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

APABILA KURANG BERKENAN ATAS DIMUATNYA FOTO ANDA, MOHON HUBUNGI ADMIN : EMAIL : sobat_lama007@yahoo.com AKAN SEGERA DIHAPUS, TERIMA KASIH

Pinterest Buat Orang Pinter

Visit JPG's profile on Pinterest.